Tangisan Sri Mulyani Usai Rumah Dijarah, Lukisan Hatinya Hilang

2 menit membaca View : 7
Redaksi
Politik - 03 Sep 2025

JAKARTA, CUPLIKAN.CO.ID – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan curahan hati pilu lewat unggahan di akun Instagram pribadinya usai rumahnya menjadi sasaran penjarahan saat kerusuhan pada Minggu dini hari, akhir Agustus 2025.

Dalam postingan berjudul “Lukisan Bunga Itu 💔”, Sri Mulyani menuturkan pengalaman pahit ketika seorang pria berjaket merah dan berhelm hitam terlihat memanggul lukisan cat minyak bunga miliknya. Lukisan tersebut merupakan karya pribadi yang ia buat 17 tahun lalu, penuh makna kontemplasi dan kenangan bersama keluarga.

“Lukisan Bunga itu bagi penjarah mungkin hanya seperti uang. Tetapi bagi saya, ia adalah simbol perenungan diri, sangat pribadi. Seperti rumah tempat anak-anak saya tumbuh dan bermain,” tulis Sri Mulyani.

Ia menegaskan, hilangnya lukisan itu lebih dari sekadar kehilangan benda berharga. Baginya, tragedi penjarahan mencerminkan lenyapnya rasa aman, kepastian hukum, hingga nilai perikemanusiaan di Indonesia.

Lebih menyayat hati, Sri Mulyani mengingatkan bahwa pada kerusuhan tersebut bukan hanya harta benda yang hilang, tetapi juga nyawa manusia. Tercatat tujuh orang menjadi korban jiwa, yakni Affan Kurniawan, Muhammad Akbar Basri, Sarinawati, Syaiful Akbar, Rheza Sendy Pratama, Rusdamdiansyah, dan Sumari.

“Dalam kerusuhan tidak pernah ada pemenang. Yang ada hanyalah hilangnya akal sehat, rusaknya harapan, serta runtuhnya fondasi berbangsa dan bernegara,” ungkapnya.

Sri Mulyani mengajak masyarakat untuk menjaga Indonesia sebagai rumah bersama, tidak menyerah pada kekuatan yang merusak, serta terus berupaya membangun bangsa tanpa putus asa (RED).

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *